Rabu, 08 Agustus 2012

10 Mobil Drifting Terbaik Versi Top Speed

 






1. Nissan 200SX (S13/S14)
Nissan 200SX dengan tipe S13 atau S14 mempunyai kekuatan yang sama. Keduanya diakui sangat kuat, mudah dipelajari, dan memiliki bagian-bagian tuning yang mudah untuk diaplikasikan

 2. Ford Mustang
Sudah tentu sang American Muscle ini mempunyai otot-otot yang menunjangnya, untuk melakukan atraksi menikung yang ekstrim. Ditambah dengan sokongan mesin yang bertenaga.

 3. Mazda RX7
Mazda RX7 merupakan mobil yang sulit untuk melayang dan jika anda seorang drifter mutlak anda akan bersukacita jika memakai mobil ini. Memiliki tenaga besar, powerplant Wankel Rotary dalam bentuk turbo sehingga mempunyai daya yang cukup.

 4. Toyota Supra
Supra merupakan mobil dari Toyota yang mempunyai berat cukup ringan. Dibantu dengan turbo dan mods kecil yang semakin membuat performanya tinggi.

 5. Nissan 350Z
Mobil yang ringan dengan mesin V6 3.5 liter yang dapat mendorong sampai di 276 HP. Dengan suspensi, rem, chassis dan mesin yang paling driftable.

 6. BMW M3 (E36)
BMW M3 adalah pilihan utama dengan tenaga lebih dari 280 HP dan slip differential yang terbatas. Sehingga anda tidak perlu banyak tuning untuk yang satu ini.

 7. Toyota Corolla AE86
Memang ini merupakan mobil dari legenda drifting Keiichi Tsuchiya namun tetap menjadi pilihan yang baik. Walaupun masih membutuhkan banyak tuning serius disana-sini.

8. Nissan Skyline R33 GT-R
Dengan fitur penggerak roda belakang yang istimewa, serat saham sebesar 2.6 liter. Yang membuat tenaga sebesar 276 HP merupakan modal dasar yang baik bagi Modding.

 9. Chevy Lumina SS/Pontiac GTO
Pada versi gearbox manual dengan mesin V8 yang memiliki banyak torsi. Serta wheelbase yang mempunyai banyak ruang untuk dimanfaatkan.

 10. Mercedes C63 AMG
Dengan bentuk dapur pacu V8 6.2 liter akan membuat ban semakin bergetar. Ditambah dengan upgrade suspensi dan mengurangi sedikit beratnya akan menambahkan semua kesangaran AMG saat melakukan drifting.

penampilan gue


    ini vidieo gue pada saat ngedrift di bekasi ,,kalo gue bilang aksi ini mah masih bisa tapi gue gak akan menyerah untuk menampilkan aksi aksi yang lainnya yang lebih keren ..

Komunitas Driftter Di Dominasi Anak Muda, Nggak Gaul Kalo Nggak Ngedrift






















Booming drifting yang tengah melanda ibukota, melahirkan komunitas baru. Terutama bagi para remaja yang masih SMP, SMA hingga mahasiswa. Di komunitasnya, mereka merasa menjadi artis atau selebritis. Bahkan kemudian mencuat tagline baru ; nggak gaul kalau nggak ngedrift! Drifting bagi kalangan belia ini telah menjadi mainan berkelas.

Obat tidur
Anak muda selalu membuat perubahan. Itu benar adanya. Seperti demam drifting yang terjadi di Jakarta sekarang. Contohnya, Ben Satrio Hutomo, pelajar SMAN 61 Jakarta Timur. Dia kini dikenal sebagai drifter di sekolahnya. Trofi kemenangan yang pernah diraihnya pun dipertontonkan kepada seluruh siswa ketika upacara hari Senin.

Ben pun bangga dibuatnya. “Ya senang aja. Kan berarti prestasi gue juga dilihat sekolah. Makanya, kalau saya menyampaikan akan mengikuti event drifting, sekolah langsung mendukungnya. Izin dan dukungan ini sudah merupakan apresiasi bagi saya,” ujar kelahiran 4 Mei 1994 ini.

Anak tunggal pasangan Phill Attwood (Australia) dan Melanie ini pun show off. Meski dari rumah sekolahnya bisa ditempuh sekitar 10 menit, Ben lebih suka membawa Nissan Silvia S15 warna kuningnya. Sekalian menyebarkan virus kepada teman-temannya.

Mico Mahaputra yang masih di bangku SMP Harapan Ibu, Pondok Indah malah memiliki kebiasan unik. Yakni kalau tidak bisa tidur, obatnya mesti ngedrift dulu. “Biasanya, pas tengah malam susah tidur, saya keluar rumah. Tunggu jalanan sepi. Lalu ngedrift dulu deh di seputaran PIM (Pondok Indah Mall). Abis itu, baru pulang dan bisa tidur dengan nyenyak hehe,” ujar putra mantan model Ratih Widyawati Ini.

“Yang lebih penting, saya dikenal di sekolah tak ubahnya selebritis berkat drifting. Teman-teman banyakyang datang menonton saat saya mengikuti perlombaan,” ungkap Mico.

Herdiko Setya Putra masih sekolah di SMA Al-Azhar Pejaten juga makin ngedrift dibanding slalom, motorsport pertama yang diterjuninya. “Lebih exited sih. Dan saya lebih bangga disebut drifter dibanding peslalom oleh teman-teman di sekolah,” ujar andalan Total Achilles Drift Team itu.

M Rayhan Ally, yang sekolah di SMA High Scope TB Simatupang saking gandrung drifting langsung membuat manajemen sendiri. Yakni memiliki tim yang menyiapkan dia saat latihan maupun mengikuti event. Padahal awalnya Rayhan belajar slalom. “Ah, slalom itu kan buat basic aja. Tujuan utamanya ya ngedrift. Meski bangga sebagai drifter, namun sebagai pemula saya akan banyak belajar dari yang lebih senior,” ungkap bungsu dari 3 keluarga H Adus Ally ini.


 Ngedrift di jalanan ibukota sudah menjadi virus baru
M. Hermawan pun tak ragu drifting sebagai hobi yang membawa kenikmatan. Saking seriusnya, Wawan pun menempati posisi papan atas di cabang motorsport terbaru ini. Padahal di kejurnas slalom, Wawan menyabet jawara nasional. “Beda banget ya sensasinya. Juga lebih menghibur drifting itu,” ujar anak tunggal Firdianti Rosiana.

Alinka Hardianti, yang selama ini dikenal sebagai peslalom wanita pun sekarang melirik drifting lebih serius. “Lebih seru aja. Apalagi pacar saya, Dido (M Rully Armando) banyak membimbing. Padahal dia kan dulu main gokart dan balap turing. Saya pun sekarang lebih dikenal sebagai drifter dibanding peslalom di kampus. Drifting telah mawabah ,” ujar mahasiswi Ekonomi Management Universitas Pelita Harapan Karawaci ini.

Muhammad Rully Armando malah rela menenggelamkan ’profesi’ sebelumnya sebagai pegokart dan pembalap turing. Nyatanya, Dido –sapaan karibnya- langsung bisa melejit sebagai drifter andal. “Seru banget drifting. Dari sisi entertainment juga menarik dan kita lebih semangat dengan applaus penonton,” kata Dido.

Rio Saputro Budihardjo sebelumnya dikenal sebagai pembalap turing. Gelar juara nasional kelas super touring dan one make race Honda Jazz pun pernah disandangnya. Namun belakangan anak ke-4 dari lima bersaudara pasangan Irjen (Purn) Arjanto Boediharjo dan Tribudi Sulistyowati lebih getol main drifting. “Lebih menantang dan menguras adrenalin,” ujar Rio.

Mahasiswa Universitas Bakrie Jakarta ini pun melakukan personifikasi kesehariannya dengan mendandani mobilnya. Yakni Mazda 2 dengan tampilan tak ubahnya drifter dengan kaki-kaki dan mengganti pelek racing. “Sekarang ini rasanya saya dan juga teman-teman yang lain merasa nggak gaul kalau nggak ngedrift. Drift is my blood hehehe,” sebut kekasih Requinda ini.

Rifat Sungkar buat sekolah mengemudi

Anak dari pasangan pereli era 70-an Helmy dan Ria Sungkar ini kini merintis bisnis yang tidak jauh dari dunia balap dengan mendirikan sebuah sekolah "Rifat Drifting School".
"Sekolah saya itu lebih kepada pendidikan pengamanan dalam berkendara, seperti pelatihan bus antar jemput sekolah, pelatihan untuk pihak kepolisian. Jadi sama sekali bukan untuk balap," ujarnya.
Aktivitas lainnya cukup unik yakni ia kerap menjadi pemeran pengganti pada sejumlah iklan mobil yang menuntut aksi menantang.
"Hampir sebagian besar aksi mobil dalam iklan yang beredar di Indonesia saya yang jadi peran penggantinya. Senang juga meski orang tidak tahu itu saya," kata Ketua Komisi Drift Indonesia ini.
Rifat saat ini telah menembus level Kejuaraan Reli Asia Fasifik (APRC) dengan disponsori PT Pertamina.

Speedy Adakan Sekolah "Drifting"

Untuk mensukseskan olahraga otomotif Tanah Air khususnya drift, Speedy Drift Team mengadakan School of Drift, kemarin  (26/2/2012) di parkir barat JIExpo, Kemayoran, Jakarta dengan  'Kepala Sekolah'nya, Rifat Sungkar. Event ini disponsori oleh Telkom Speedy dan memberikan pelajaran singkat teori dan praktek dasar kepada muka-muka baru.

"Kami ingin memberikan sarana aktifitas yang positif bagi anak muda dan mendorong mereka bisa berprestasi," harap Luky Taryanto, Officer Marketing Telkom Speedy.
Kali ini, event  diikuti oleh 40 peserta terdiri dari 27 amatir dan 13 pro dengan membawa mobil sesuai dengan spesifikasi drift  dan uang pendaftaran Rp 250 ribu. Peserta  diberikan pengarahan dasar cara drifting yang benar.

"Untuk peserta amatir, kelas teori dimulai dari pagi hari dan khusus  bagi mereka yang baru. Tujuannya mempersiapkan mental terlebih dahulu biar tidak minder. Baru pada siang hari mereka bergabung dengan mereka yang  sudah pengalaman (pro)," jelas  Rifat. Setelah mendapat wejangan, peserta melakukan beberapa beragam latihan dasar di lintasan berbentuk donat, angka 8 dan tikungan cepat. Pada sesi kedua setelah makan siang, pemula dan pro digabung menjajal trek mini drifting satu persatu.
Dari semua rangkaian latihan yang diberikan, Rifat memberikan rapor layaknya sekolah di akhir acara. Dijelaskan, rapor tersebut rangkuman nilai hasil latihan antara lain cara menikung, menambah kecepatan, melakukan pengereman, pindah gigi dan tak kalah penting  adalah sikap dan mental  peserta.
Saringan
"Buat saya event ini sangat penting untuk menjaring pendatang baru yang akan melangkah ke olahraga drifting. Tahun lalu saya terpaksa belajar sendiri untuk bisa drift dan sering tanya sana-sini. Dengan adanya sekolah ini, buat yang baru belajar  bisa memperbanyak  latihan dan jam terbang," jelas Mico, pelajar SMP Harapan Ibu, Jakarta Selatan dengan menggunakan Nissan Sylvia. .
Rencananya, event ini terus diselenggarakan mengingat minat dan perkembangan drifting di Indonesia semakin sering. "Kami akan berusaha menggelar event ini. Jika hasilnya baik bagi perusahaan kami,  event ini bakaln  menjadi program reguler dan dihelat beberapa kali setiap tahunnya," tutup Luky.

LDR

     setelah hari yang di tunggu - tunggu akhirnya gue sudah resmi menjadi siswa sma ,yah gue cukup seneng karna inilah dimana kedewesaan gue harus gue tambah dari yang sebelumnya dan gue pun tentu harus lebih mandiri ,mungkin biasanya blog ini diisi sama hal otomotif terus sekrang gue pikir lagi lebih baik gue ramaikan blog ini dengan catatan gue , oke kembali ke topik awal .. bagi gue masa sma lumayan berat walau pun gue masih 1 minggu menjadi siswa sma dan gue yakin itu .. karna di jaman sma ini gue harus kuat dan gak boleh berbelok arah atau bisa di sebut melakukan hal yang gak wajar seperti ngerokok,narkoba,sexbebas,dll yahh boleh jujur memang gue pernah ngerokok tapi gue mau menghilangkan itu juga karna kalau di biarkan terus bisa berabe karna gue masih punya masa depan ..nah permasalahan yang paling berat di masa sma gue ini adalah LDR ,,oke jujur gue memang udh punya pacar yang namanya zalfa gue kenal sama dia waktu pada saat gue masih menjadi santri di pondok pesantren ,, setelah kami sudah lulus gue dan dia memilih sekolah yang berbeda gue di bekasi dia masih ngelanjutin di pesantren , dan beginilah kita menjadi LDR gak bisa kontak kontakan ,tapi bagi gue LDR tuh tantangan yang menguji seberapa kuat

:D


               ini adalah pacar gue namanya zalfa ,gue juga heran kenapa yah bisa jadian sama dia ?? hehehe .yahh kalo boleh jujur yang pertama suka itu gue ,mungkin bisa dibilang gue sama dia tuh cinlok pada saat gue sama dia ngejabat osis di ponpes , dan gue bilang die tuh beruntung karna selama gue pacaran cuman die aja yang gue masukin blog hahahha,, yahh kalo bagi gue dia tuhh baik sihh anaknya dan nurut cuman kekurangan dia tuh punya rasa yang gengsi banget dan kalo masalah perhatian bagi gue di lumyana sih yahh tapi gitu masih agak kurang lah , tapi gue beruntung banget dapet cewe kaya dia .. yahh semoga aja dah gue bisa longlast sama dia amiiinnn